Sabtu pagi, pagi yang biasa untuk orang biasa, dan pagi yang luar biasa untuk orang yang luar biasa, juga pagi yang tak biasa untuk orang yang tak biasa yaitu orang yang mengupdate statusnya dengan keluhan dari dirinya sendiri akan situasinya di pagi hari. menyedihkan memang, hari-harinya dipenuhi dengan keluhan yang dia pamerkan di time line facebook (fb). Lebih menyedihkannya lagi adalah orang yang secara sengaja ataupun secara tidaksengaja membaca keluhannya itu, aku salah satunya.

Timeline fb ku penuh dengan keluhan-keluhan setiap orang, dan kebanyakan justru anak-anak muda kisaran 15-18 tahun (maklum, aku sempat jadi guru di sekolah). Permasalahannya adalah ternyata keluhan itu sepertinya menjadi sebuah penyakit yang menular, aku sudah mencoba untuk meremove mereka-mereka yang amat sangat rajin sangat banget banget banget menunjukkan keluhannya di fecebook (hey, fb itu bukan dokter ataupun psikiater!!!), tapi ternyata aku remove satu tumbuh seribu. Sepertinya keluhan-keluhan itu tak hilang-hilang dari timeline fb ku meskipun orangnya berganti-ganti.

facebook, kemudahan akses untuk berbagi cerita

Sesekali mengeluh mungkin agak sedikit di maafkan, tapi coba bayangkan setiap kali anda buka fb dan yang terbaca di timeline 90% nya adalah keluhan dan keluhan itupun keluar dari bukan teman yang sangat anda kenal, apa yang anda rasakan??? yang aku rasakan adalah perasaan bosan dan membuat tidak bersemangat untuk membaca ataupun mengetahui ada kejadian apa hari ini lewat teman-teman di fb. Silakan anda rsakan sendiri bagaimana perasaan anda sendiri dengan membaca status-status seperti ini:

“adueh , , ,
eg bisa tidur nyeyak ni mah dah,
hmmm tkut dirmah cndri teh.”

(ini status bisa mengundang maling/perampok/pencuri/penjahat kelamin untuk datang kerumah)

 

“Sakit perut eunx, gara” tdi ngopi abis 2 gelas
Tenggorokan panas Lªªªƍi euhhh
Lengkap coy”

(terus???gw harus amputasiin perut lo dan di ganti dengan perut ayam biar ga sakit gitu?!)

 

“kebangun malem2…:0
susah deh buat tidur Lagii =(”

(ini tandanya oragnya pengen di bius udah gitu di masukin ke peti mati)

 

“makan,ajja kallie ya.. biarr ngantuk,.,??”

(….. -_-! ……baca statusnya aja udah bikin ngantuk)

 

dan masih banyak lagi status-status yang ga penting lainnya untuk di ketahui oleh orang banyak. Kasian banget kan orang-orang seperti itu???! iya sih memang yang lebih amat sangat kasian itu ya kita sebagai pembacanya yang sudah rela menghabiskan waktu beberapa detik untuk membca status seperti itu yang justru tidak ada manfaatnya sama sekali untuk kita. Menyedihkan…

Facebook buatku adalah tempat untuk berbagi informasi tentang sebuah kejadian atau event yang sedang di alami ataupun yang akan dialami yang sifatnya informatif, persuasif, dan konstruktif. Memang sih, keluhan itu informatif, tapi gw harus bilang “wow” gitu tiap kali membaca status keluhan-keluhan di timeline. Entah apa yang akan terjadi dengan Indonesia di generasi tahun-tahun mendatang, semoga saja generasi pemimpin negeri ini adalah orang yang selalu bersemangat dan bersyukur atas apa yang diperolehnya setiap detiknya, yang bisa mengambil hikmah dari setiap kejadian yang di alami, yang mampu untuk berbagi kebahagiaan dan keceriaan pada yang lainnya. aamiin…

Jadi buat yang aktifis galau-ers yang selalu mengeluh dengan gaya unyu-unyu nya untuk menarik perhatian, mungkin bukan saaatnya lagi move on, tapi sudah harus rekontruksi diri dan berfikir “untuk apa mengeluh yang tidak bermanfaat?”. Kalau memang harus mengeluh, ya mengeluh lah ke dokter karena dokter sangat setia banget mendengarkan keluhan kalian. Bukankah dokter selalu bilang “apa keluhan anda?”. Realnya, mengeluhlah pada teman kalian yang setia mendengarkan kalian dan yang selalu memberikan masukan positif untuk diri sendiri, jangan malah sengaja membeberkan keluhannya itu pada orang lain yang belum tentu kalian kenal keadaan kalian yang sebenarnya, its useless. Kecuali kalau kalian termasuk orang yang tidak daya tarik sama sekali sehingga menjadikan keluhan-keluhan kalian menjadi faktor untuk dapat diperhatikan oleh orang lain. Kasian…..

Jangan jadikan orang lain menjadi pribadi yang tidak bersyukur atas nikmat yang diperolehnya, bukankah sudah ku katakan bahwa mengeluh itu seperti penyakit menular? buktinya aku pun mengeluh di blog ini karena kaluhan-keluhan kalian itu -_-!

Ayo, sudah saatnya melihat sekeliling dan merasakan semua nikmat yang telah diberikan oleh Allah untuk kita. Tersenyumlah dan katakan “alhamdulillah”🙂

Selamat berktifitas, selamat berakhir pekan, dan SEMANGAT PAGIIIIIIII🙂