Dalam suatu perusahaan percetakan yang menjual jasa produksi cetak selalu menempatkan tenaga-tenaga teknis grafis yang berkualitas dan berpendidikan grafika. setiap tenaga tersebut memiliki posisi dan tugas masing-masing pada perusahaan percetakan. Salah satu tugas yang paling penting berperan dalam kemajuan perusahaan percetakan tersebut adalah menghitung biaya yang terjadi pada proses percetakan sampai dengan keuntungan yang diperoleh oleh sebuah perusahaan tersebut. Tenaga yang ditugas dalam menghitung biaya tersebut disebut dengan estimator. Estimator bertugas melakukan kalkulasi (perhitungan) atas biaya produksi dan menentukan harga jual dalam suatu percetakan.

Estimator menempati kedudukan penting dalam perusahaan percetakan, karena struktur harga dan bisnis suatu percetakan bergantung sepenuhnya dari pertimbangan, kemampuan, dan pengalamannya. Dia harus selalu peka terhadap perubahan harga dan perubahan cara kerja yang terjadi. Estimator harus pula selalu waspada terhadap perkembangan biaya yang erat kaitannya dengan percetakan atau dengan produksi. Ia menempati kedudukan yang menentukan, disebabkan karena setiap pekerjaan yang diterima oleh perusahaan selamanya harus melalui penanganan estimator terlebih dahulu. Maka kedudukannya merupakan tempat unutk mencari dan mendapatkan keseimbangan. Bila ia menghitung harga terlalu tinggi, perusahaan tidak akan mendapatkan pekerjaan. sebaliknya, nila ia menghitung terlalu rendah, akan terjadi kerugian pada perusahaan tersebut, karena perusahaan tidak mendapatkan kembali biaya yang telah dikeluarkannya.  Diharapkan estimator selalu memberikan harga jual yang wajar dengan tidak melupakan semua biaya tetap, semua biaya tidak tetap, serta biaya lain harus benar-benar terwakilkan dalam harga jual tersebut dan dapat mengembalikan kedalam investasi. dengan segera ia harus dapat melihat semua pembiayaan lain seperti komisi penjualan sampai kepada biaya – biaya penyerahan.

Estimator dalam kesehariannya di perusahaan percetakan mempunyai tugas untuk menghitung harga untuk keperluan penawaran. Estimator pada umumnya menguasai teknis grafis dan informasi harga bahan, karena tugasnya yang tidak terlepas dari bagaimana menghitung biaya produksi barang cetakan secara efektif dan efisien. seorang estimator selallu berhubungan dengan bagian produksi maupun pelanggan, dia berfungsi juga sebagai mediator antara bagian produksi dan pelanggan, dia harus bisa menempatkan diri untuk dua kepentingan yang memiliki latar belakang berlawanan.

Tugas-tugas seorang estimator antara lain:

  • Menganalisis pekerjaan
  • Menganalisis kapasitas mesin / peralatan produksi
  • Menetapkan proses produksi
  • Memilih mesin / peralatan produksi sesuai spesifikasinya pekerjaan yang dihitung
  • Menetapkan spesifikasi pekerjaan yang diterima
  • Mencari informasi perkembangan harga bahan baku dan penunjang
  • Memantau pekerjaan
  • Menetapkan harga pokok pekerjaan cetak
  • Memberikan alternatif harga kepada pemimpin
  • Mendata mesin / peralatan yang dimiliki perusahaan
  • Menghitung setiap proses produksi yang dilakukan oleh suatu perusahaan

Sumber : kalkulasi grafika – bagian proyek pengembangan kurikulum