Disini saya bukan menceritakan tentang bagaimana saya bisa sukses, karena kenyataannya saya memang belum merasa suskes😀

Saya memang belum sukses -dalam artian punya banyak duit (dalam artian banyaknya itu terukur dari uang standar sebesar 1 milyar)- namun dari berbagai penglaman hidup yang saya peroleh selama ini, maka saya dapat menyimpulkan bahwa yang namanya kunci sukses itu ada beberapa poin, antara lain:

Banyak membaca

Mungkin terasa aneh dan terlalu janggal kalau waktu itu guru saya, orangtua, kerabat, kakek, nenek, saudara, tukang jamu, tukang bala-bala, bahkan tukang teuing mengatakan bahwa buku adalah jendela dunia (terlalu berlebihan dan terlalu terlalu lainnya menurut saya dengan kata-kata itu) toh pada kenyataannya sekarang, jendela dunia bukan lagi buku, tapi internet. Dengan internet, saya bisa ‘mengintip’ sedikit tentang dunia. Ya, hanya sedikit dari apa yang saya ketahui tentang dunia ini. Hanya sedikit.

membaca adalah sesuatu yang menyenangkan

yang saya tahu bahwa ternyata buku itu adalah sumber inspirasi dari apa yang akan kta lakukan. Contohnya, kita senang dengan melakukan sesuatu hal, tentunya kita pasti akan mencari referensi dari buku atau sumber bacaan yang lain untuk melakukan hal yang ita sukai tersebut. Nah dari dasar tersebut bahwa, buku itu adalah pasti sumber inspirasi yang paling hebat, karena kita ‘membaca kisah’ orang lain yang telah lebih dulu melakukan dan mempunyai pengalaman lebih dulu dibandingkan kita. ibaratnya adalah orang itu membuka jalan setapak untuk kita lalui, jadi kita hanya mengikuti jalan setapak yang telah dibuka tersebut, atau bahkan kita membuka jalan baru yang ternyata lebih mudah dilalui ataupun memiliki pemandangan yang lebih indah dibandingkan dengan jalan yang sebelumnya telah dibuka.

Karena itulah saya katakan bahwa membaca adalah dasar dari kunci kesuksesan itu sendiri. kita bisa belajar dan berkembang dengan buku ataupun sumber bacaan lainnya. dengan membaca, kita bisa tahu langkah apa saja yang dilakuakan oleh orang sebelumnya dalam melakukan hal yang kita sukai. Dari situ kita bisa membuka wawasan, melakukan tanpa harus mengulangi kesalahan yang telah dilakukan oleh orang sebelum kita itu. jadi ibaratnya kita sebenarnya selangkah lebih maju dibandingkan orang yang lebih dulu dibandingkan kita, karena kita telah mengetahui resiko apa jika kita melakukan hal A ataupun hal B sesuai dengan apa yang kita baca dari pengalaman mereka.

Bukankah dalam agama islam-pun sudah jelas bahwa wahyu (perintah)  pertama yang turun dari Allah adalah iqra (bacalah)?!🙂

Banyak berkarya

Sukses berarti bertindak, tanpa suatu tindkan apapun tentu saja tak ada namanya kesuksesan itu sendiri. Sukses adalah tindakan, tindakan berarti karya. karya ini lah yang membuat setiap orang memiliki kesuksesan yang berbeda-beda.

berkarya terus tanpa peduli dengan cemoohan

Dari pengalaman yang saya rasakan (pribadi), kita ternyata lebih sering berkomentar itu-ini terhadap tidakan sesorang ataupun terhadap karya orang lain, dari pada kita capek mengomentari orang itu (terlepas apakah dia memang menyebalkan buat kita atau tidak sama sekali) lebih baik kita membuat suatu karya yang lebih baik dibandingkan orang lain. Kesuksesan itu diukur dari apa yang kita lakukan (proses) bukan hanya dilihat dari seberapa banyak kikta mengomentari orang lain atas karyanya.

Komentar yang kita berikan pada orang lain itu seharusnya seadanya (mengkritik untuk membangun karya orang lain tersebut menjadi lebih baik), bukan malah mengomentari segala sesuatunya sampai-sampai kita lupa, apakah kita lebih baik darinya atau tidak?! kalau memang kita bisa lebih baik darinya, ya sebaiknya tunjukkan kita bisa berbuat yang lebih baik dari itu, kalau kita tidak bisa menghasilkan karya yang seperti orang lain, maka kita seharusnya belajar untuk bisa membuat karya yang lebih dari dia. Ingat, kita dibukakan jalan olehnya, bukan berarti kita tetap megikuti jalan tersebut tanpa ada sedikit perubahan untu lebih baik. Buka jalan baru yang lebih baik dari jalan lama, maka sukses itu akan terasa🙂

Banyak teman

Sukses tidak terlepas dari yang namanya pendapat dan bantuan orang lain. Jika kita sendirian, tak kan pernah ada yang namanya kesuksesan. Nabi Adam as pun belajar dari Allah dan makhluk-makhluk-Nya, itu artinya yang namanya kesuksesan itu pasti melibatkan orang lain.

teman adalah jalan kesuksesan kita

Gunanya sekolah waktu itu saya fikir adalah untuk mendapatkan ilmu saja, tapi saat otak sya mulai berfikir dan berkembang lebih jauh, baru saya ketahui bahwa yang namanya sekolah adalah pencaarin relasi.

Dari sekolah maka kita bisa mempunyai banyak teman, banyak cerita, dan banyak pengalaman yang bisa saya ‘baca’ untuk pedoman hidup saya kedepannya, arena banyak sekali cerita tiap langkah dari teman-teman saya yang melakukan sesuatu hal, terlepas apakah itu sebuah keberhasilan ataupun kegagalan. Dari teman-teman kita, kita banyak memiliki bekal pengalaman untuk ‘membuka jalan baru’ yang lebih baik.

Semakin banyak teman, semakin banyak jalan kita meraih kesuksesan. Karena setiap manusia memiliki latar belakang hidup yang berbeda, dan siapa tau dari teman kitalah kemudahan dalam mencapai kesuksesan itu terwujud. jadi berterimakasihlah pada tiap teman anda yang pernah mengisi kehidupan anda, karena sejahat apapun teman anda, anda belajar suatu kebaikan darinya🙂

Banyak berbagi

dengan berbagi kita merasakan kebahagiaan

Berbagi pengalaman hidup adalah bukti rasa syukur kita terhadap apa yang kita peroleh. Dengan berbagi maka kita bisa mandapatkan kebahagiaan dari orang lain yang telah belajar dari pengalaman hidup kita sendiri. Saat kita berbagi dan bercerita pada orang lain, maka dengan itu pula kita merasakan kenyamanan dan kita bisa merasakan kesuksesan.

yup, cukup empat point itu saja agar kita bisa sukses? ga percaya? gapapa, setidaknya saya akan mencoba daripada hanya berfikir dan tak bertidak untuk mencobanya🙂